Berita Bola

Sudah Ketum Tak Jelas, PSSI Juga Tak Punya Uang Lunasi Utang

Sudah Ketum Tak Jelas, PSSI Juga Tak Punya Uang Lunasi Utang

MACAUSLOT88

ASIANSPORT.NET – PSSI kini dalam posisi mengerikan. Organisasi yang mengurus cabang olahraga terpopuler di Indonesia terus dilanda banyak masalah. Setelah tak punya nahkoda atau ketua umum sama sekali, kini PSSI malah tak punya uang dalam kas mereka baik untuk membayar utang maupun mengirim skuadnya berlaga dalam event internasional.

Berawal ditinggalkan sang Ketua Umum (Ketum) Edy Rahmayadi yang memilih mengundurkan diri pada 20 Januari 2019. Gubernur Sumatera Utara tersebut pun digantikan sang wakil ketum yakni Joko Driyono. Nama terakhir malah menjadi pesakitan setelah ditetapkan dan ditangkap Satgas Anti Mafia Bola sebagai tersangka kasus perusakan barang bukti dugaan pengaturan skor di Liga 2 dan Liga 3.

Mirisnya lagi, kepemimpinan PSSI menjadi tak jelas. Beberapa waktu yang lalu, Gusti Randa, salah satu anggota Komite Eksekutif PSSI yang sempat menyatakan diri sebagai plt ketum meralat klaimnya tersebut sehari kemudian. Sementara, anggota exco lainnya, Dirk Soplanit, menyebut, waketum lainnya, Iwan Budianto berhak menjadi plt ketum yang disebutnya berdasarkan statuta PSSI.

Kini, PSSI mengalami kesulitan anggaran alias tak punya uang sama sekali dalam kas. Alhasil, Timnas Indonesia putri tak diberangkatkan ke Piala AFF U-15 yang digelar pada 9-21 Mei di Thailand.

Dalam rilis di situs resminya, AFF menyebut PSSI mengalami kendala dalam soal anggaran sehingga tak bisa mengirim perwakilan di turnamen tersebut.

“Indonesia telah mengundurkan diri dari Turnamen Piala AFF U-15 yang digelar di Chonburi, Thailand, 9-21 Mei 2019. FA Indonesia (PSSI), menyebutkan masalah dana jadi alasan utama untuk tak ambil bagian tahun ini,” AFF menuliskan pernyataan tersebut di Aseanfootball.

PSSI memang seperti memberikan sinyal yang kuat bahwa kas kosong. PSSI bahkan masih memiliki utang kepada promotor NineSport senilai Rp 2,1 miliar untuk pembiayaan program Timnas Indonesia U-19, saat persiapan menuju Piala AFF U-19 2014.

PSSI juga belum membayarkan uang hadiah kepada Persik Kediri selaku juara Liga 3 2018 yakni hadiah juara pertama Rp 300 juta, serta hadiah topskor dan pemain terbaik, masing-masing sebesar Rp 15 juta.

Yang lebih membuat miris adalah PSSI kesulitan mendapatkan sponsor untuk menggulirkan kompetisi Liga 1 musim ini padahal turnamen pemanasan, Piala Presiden sudah hampir mencapai babak akhir.

Lalu kapan PSSI akan melunasi utang tersebut?

Dirk Soplanit tak mau memberikan jawaban dan melemparkan tanggung jawab kepada Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria yang disebut lebih berwenang mengurus masalah keuangan.

“Kalau masalah itu silakan tanya sekjen, dia yang mengatur keluar masuknya uang,” ujar Dirk, seperti dilansir Asiansport.net dari detikSport, Jumat (5/4/2019).

MACAUSLOT88

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top