Berita Bola

Persebaya Ditahan Imbang Arema, Bonek Rusuh Main Api

Persebaya Ditahan Imbang Arema, Bonek Rusuh Main Api

MACAUSLOT88

ASIANSPORT.NET – Pertandingan leg pertama final Piala Presiden 2019 yang mempertemukan Persebaya Surabaya dan Arema FC berakhir dengan kondisi tak kondusif akibat ulah tak sportif oleh para pendukung tuan rumah. Bonek mania yang kecewa karena timnya ditahan imbang musuh kebuyutan lalu bermain flare atau kembang api dan melakukan aksi pelemparan terhadap pemain.

Pada laga di Gelora Bung Tomo (GBT), Selasa (9/4/2019) sore WIB, kedua tim bermain imbang. Dua gol Irfan Jaya dan Damian Lizio spontan dibalas oleh Hendro Siswanto dan Makan Konate yang membuat duel ini berakhir tanpa pemenang. Gol terakhir Singo Edan yang dicetak Konate membuat para penonton marah karena menganggap kiper Bajul Ijo, Miswar Saputra melakukan blunder karena tidak sigap menahan tendangan bebas pemain asal Mali tersebut.

Alhasil, Miswar pun menjadi sasaran amarah penonton. Bahkan sejumlah pemain dan offisial tetap menjadi sasaran lemparan botol saat masuk ke dalam ruang ganti. Panitia pelaksana pertandingan sebenarnya tak tinggal diam dan ikut berusaha meredamkan tensi pertandingan.

“Tolong imatikan flarenya rek. Kasihan ada anak-anak yang juga ikut menontin,” seru panpel di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (9/4/2019), seperti dilansir Asiansport.net dari Detikcom.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan pun ikut turun tangan dengan mencoba menenangkan para Bonek namun tetap tidak dihiraukan.

Partai klasik ini sebenarnya sudah mulai tak kondusif sejak awal. Ribuan Bonek tak kebagian tiket sehingga sempat terlibat bentrok dengan aparat keamanan di luar stadion. Mereka ngotot ingin menyaksikan laga tersebut dan malah melempari batu ke arah petugas keamanan lalu merangsek ke depan pos masuk stadion GBT.

Petugas lalu mengeluarkan reaksi dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. Sejumlah supporter pun ikut mengalami sesak napas dan bahkan sebagian dari mereka dilarikan ke puskesma terdekat untuk menjalani perawatan.

Dalam 10 tahun terakhir, pertandingan Persebaya dan Arema memang tak pernah akur. Bahkan gesekan antar kedua supporter sering memakan korban. Aremania sendiri memang dilarang untuk datang ke GBT untuk mencegah terjadi bentrok.

MACAUSLOT88

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top